Kolose 1:3-14 part FINAL


Perikop ini secara keseluruhan dibagi menjadi dua buah bagian. Bagian pertama adalah bagian dimana Paulus bersyukur atas apa yang sudah dimiliki oleh jemaat Kolose, sedangkan bagian kedua adalah doa Paulus untuk jemaat Kolose untuk hal yang masih perlu diperbaiki dari Jemaat Kolose.

Dari perikop ini, kita bisa mengetahui bahwa karunia yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia memang berbeda-beda. Ada yang lebih unggul dalam berkotbah, namun buruk dalam menggembalakan. Ada yang menyanyi dengan baik, namun kurang ramah. Tapi sebagai umat Kristen, kita dituntut untuk menyontoh suatu pribadi yang sama, yaitu pribadi Kristus. Jadi seharusnya kita tidak bisa beralasan bahwa kita tidak bisa bertumbuh karena kurang anugerah di sisi tertentu, karena semua orang pun memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Oleh sebab itu kita dapat meneladani bagaimana Paulus meresponi kelebihan dan kekurangan dari jemaat Kolose. Dia mengucap syukur untuk apa yang sudah diberikan sebagai kelebihan dari jemaat Kolose. Sedangkan untuk hal yang kurang, Paulus mendoakan bagian tersebut agar Tuhan boleh memberikannya kepada jemaat tersebut. Etika ini adalah kunci dalam pertumbuhan kita. Kita sering memnita sesuatu kepada Tuhan, namun kita jarnag bersyukur akan apa yang sudah kita miliki. Kita perlu mengingat bahwa apa yang sudah kita miliki pun adalah anugerah Tuhan.

Terlebih lagi, hal yang perlu kita contoh dari Paulus adalah bagaimana dia mendoakan orang lain dengan etika ini. Jika kita sudah dapat berdoa untuk diri kita sendiri dengan etika ini, kita harus mendoakan orang lain juga dengan etika ini. Janganlah kita hanya meminta Tuhan mengubah seseorang terus-menerus. Padahal dalam orang tersebut belum tentu semuanya adalah rusak atau negatif. Kita harus bisa melihat sisi positif dan negatif dari seseorang agar boleh mendoakannya dengan tepat.

Kiranya kita boleh bersyukur selalu atas apa yang kita miliki dan berdoa untuk memiliki hal yang belum kita miliki, agar hidup ini semakin serupa dengan Kristus. Jangan lupa juga kita mendoakan orang lain dengan etika yang sama agar orang tersebut boleh terberkati juga dengan doa kita.

Gambar diambil dari: http://anangsugeng.files.wordpress.com/2012/11/hands.jpg

Comments