Efesus 5:21 - 6:9 part 2


Bagian pertama yang Paulus bahas di bagian ini adalah hubungan antara suami dan istri. Paulus mengatakan kiranya seorang istri taat penuh kepada sang suami, karena seperti Kristus menjadi kepala gereja, maka suami adalah kepala keluarga dan seperti gereja harus taat mutlak terhadap Kristus, istri pun harus rela taat kepada suami.

Hal ini juga terkait dengan ordo ciptaan. Bagaimana Tuhan menciptakan laki-laki terlebih dahulu baru kemudian menciptakan perempuan. Hal ini menyebabkan ordo dalam keluarga menjadi Tuhan -> Suami -> Istri. Alhasil, suami harus taat kepada Tuhan dan istri harus taat kepada suami seperti suami taat kepada Tuhan.

Namun hal ini sangat sulit diterima, terutama pada zaman ini yang mengangkat tema feminisme. Wanita zaman sekarang menginginkan kebebasan dari pengaruh laki-laki, tidak ingin berada di bawah laki-laki. Itulah zaman ini, zaman yang ingin membalikkan ordo yang diciptakan Tuhan. Hal ini menyebabkan keributan dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan. Sang laki-laki ingin memimpin karena diberikan natur demikian oleh Kristus, namun sang eprempuan tidak mau dipimpin di bawah sang laki-laki.

Namun Paulus mengatakan dengan jelas pada bagian ini, agar istri taat kepada suami yang taat kepada Tuhan. Hanya dengan mengikuti ordo yang benar ini maka hidup kita boleh selaras dengan keinginan Tuhan. Namun perlu diingat, bahwa yang tertinggi tetaplah Tuhan. Jadi wanita harus lebih taat kepada Tuhan daripada kepada suami. Jadi jika sang suami melakukan hal yang tidak benar di hadapan Allah, maka sebagai istri tidak boleh asal taat saja. Sebaliknya hendaklah sang istri mencegah sang suami untuk mencela Allah.

Kiranya para istri dan perempuan-perempuan yang akan menjadi istri di kemudian hari, dibekali dengan rendah hati yang mau taat kepada suami dan Tuhan secara penuh.

Comments