Kolose 1:3-14 part 4


Paulus melanjutkan perikop ini dengan menyatakan isi doanya kepada jemaat di Kolose. Paulus mengatakan bahwa ia tidak henti-hentinya berdoa untuk mereka, agar mereka dipenuhi oleh pengetahuan mengenai kehendakNya dan kebijakan spiritual.

Paulus mengetahui dengan benar apa yang menjadi masalah bagi jemaat di Kolose. Paulus mengerti akan ancaman ajaran asing yang menerpa jemaat di Kolose. Walaupun jemaat di Kolose memiliki kasih dari Tuhan, namun karena keterbatasan akses mereka kepada sumber pengajaran Firman, mereka kurang memiliki dasar teologis yang kuat. Alhasil ajaran palsu dapat lebih mudah mengoyangkan kepercayaan mereka. Oleh sebab itu Paulus secara khusus mendoakan bagian ini bagi mereka. Dari sini kita dapat belajar bagaimana kita harus memiliki hati untuk berdoa bagi jemaat lain dan bagaimana kita mengerti pergumulan dari orang-orang yang kita doakan.

Pertanyaan pertama adalah, “Apakah kita sudah mendoakan orang lain?” Jika sudah, “Apakah yang kita doakan mengenai mereka?” Paulus di bagian ini menyatakan bahwa ia mengerti dengan jelas apa masalah yang pelik yang akan menimpa jemaat di Kolose dan mendoakan dengan intens di bagian tersebut. Kita sudah banyak kehilangan kasih sebagaimana kasih Paulus kepada gereja-gereja mula-mula tersebut. Zaman post-modern ini mengajarkan pada kita untuk menjadi lebih individualistis dan memperdulikan orang lain hanya jika kita menerima sesuatu timbal balik.

Namun Paulus tidaklah demikian. Paulus menggembalai banayk gereja di berbagai kota. Paulus dapat dengan jitu mengerti permasalahan dari setiap gereja tersebut dan menuliskan surat yang specifik kepada masing-masing jemaat dan terlebih lagi berdoa untuk masing-masing jemaat itu pula. Bagaimana semua ini dapat ia lakukan? Jawabannya adalah kasih. Kasih yang ia refleksikan dari Tuhan memampukan dirinya untuk memperdulikan setiap dari gereja-gereja yang ia gembalai dengan mendetail.

Sebagaimana Tuhan telah terlebih dahulu mengasihi kita, kiranya kita boleh merefleksikan kasihnya tersebut kepada sesame dan boleh belajar untuk mendoakan setiap dari orang yang kita kenal menurut pergumulan mereka masing-masing.

Gambar diambil dari: http://www.edenlifemag.com/wp-content/uploads/2011/03/prayer.jpg



Comments