Kolose 3:18 - 4:6 part FINAL


Pada perikop ini, Paulus memberikan penjelasan mengenai relasi antara sesama manusia dan antara manusia dengan Tuhan. Perikop ini dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama menjelaskan mengenai bagaimana relasi antara sesama, bagian kedua membahas mengenai bagaimana berelasi dengan Tuhan dan bagian terakhir Paulus memaparkan bagaimana menyatakan relasi ktia dengan Tuhan kepada sesama kita. Tiga poin ini adalah tiga kunci untuk membereskan relasi kita sebagai manusia.

Pertama-tama, Paulus membahas mengenai relasi sesama dengan membahas relasi antara suami-istri, orang tua-anak dan tuan-hamba. Prinsip dari ketiga relasi ini dapat diterapkan pada relasi antar sesama lainnya. Inti dari pembahasan relasi dalam sebuah keluarga ini adalah bagaimana mematuhi ordo yang diciptakan oleh Tuhan. Paulus juga menekankan bahwa untuk setiap jenis relasi yang kita lakukan dengan sesama manusia, kita harus mendasarkannya atas relasi vertikal dengan Tuhan pencipta kita. Tanpa dasar relasi yang benar ini, maka segala relasi kita akan berantakan.

Pada bagian kedua, Paulus melihat relasi vertikal yang dibangun dalam doa. Paulus menyatakan agar kita sebagai umat Kristen harus teguh terus berdoa. Berdoa untuk apa? Paulus menyatakan agar kita berdoa untuk berjaga-jaga menjaga kesucian kita dan mengucap syukur atas segala berkat yang kita terima dari Tuhan. Paulus menyatakan juga bahwa kita harus berdoa bagi pelayanan hamba Tuhan seperti dia, agar Tuhan berkehendak untuk jalan penginjilan dibukakan dan Injil boleh disebarkan lebih. Kedua hal ini menjadi inti dari doa yang harus kita naikkan.

Pada bagian ketiga, Paulus menyatakan bahwa setelah membereskan relasi kita, kita harus menjadi saksi hidup dan menyatakan perbaikan relasi kita secara vertikal dan horizontal kepada sesama kita juga. Dengan memiliki hidup yang menggunakan bijaksana dari Tuhan untuk mengatur waktu serta bertutur kata dengan penuh kasih, kita dapat menjadi garam mempengaruhi sekeliling kita dan mencegah kebusukan dunia ini akibat dosa. Jika kita hanya memiliki relasi yang baik saja namun tidak dinyatakan keluar, maka semuanya hanya akan menjadi hal yang mati.

Mari kita semua, menghidupi relasi yang benar baik dengan sesama manusia dan terlebih lagi dengan Tuhan Allah kita. Agar seluruh hidup ini dapat digunakan dengan benar sesuai dengan kehendakNya.


Comments