1 Tesalonika 1:4-10 part 1

Paulus memulai isi surat ini dengan meyakinkan jemaat Tesalonika bahwa mereka adalah orang-orang yang terpilih oleh Tuhan untuk diselamatkan. Pada bagian yang pertama, Paulus menyatakan ciri dari orang yang sudah diselamatkan adalah bahwa Injil tidak hanya datang dalam bentuk kata-kata saja, namun juga bersamaan dengan Roh Kudus dan beriman teguh.

Paulus pada bagian pertama ini memfokuskan kepada sebuah hal dasar mengenai kesejatian lahir baru dari seseorang.  Hal mendasar ini adalah bahwa pada seorang yang lahir baru secara asli, maka Injil tidaklah hanya sekadar menjadi kata-kata belaka. Paulus menyatakan bahwa Injil harus menimbulkan iman yang teguh dalam bimbingan Roh Kudus.

Mengapa hal ini adalah hal yang mendasar? Karena Injil yang diterima dengan serius, maka pasti akan terjadi perubahan dalam hidup orang tersebut karena memang itu adalah salah satu fungsi dari Roh Kudus. Tanpa ada perubahan hidup dalam orang, maka dapat dipastikan orang tersebut tidak benar-benar menerima pertobatan sejati.

Hal ini menjadi refleksi kita semua orang Kristen. Apakah ada perubahan yang semakin menyerupai Kristus sejak kita bertobat? Sering kali kita tidak memperhatikan bagaimana kondisi kerohanian kita dari waktu ke waktu. Alhasil kita tidak lagi memperhatikan apakah ada perubahan positif dalam hidup kita. Padahal iman tanpa pertumbuhan sama dengan tumbuhan yang tidak bertumbuh atau sama dengan mati.


Mari kita mengaji kembali hidup kita ini dan lebih detail lagi melihat hidup kita. Apakah iman kita bertumbuh? Apakah ada perubahan dalam hidup kita? Kiranya Roh Kudus menuntun kita untuk semakin serupa Kristus.


Comments