Titus 3:1-11 part 1

Perikop ini secara umum akan berbicara mengenai hidup yang kontras dengan hidup guru-guru palsu. Paulus mengawali dengan menyatakan bagaimana menghidupi Firman terutama dalam relasi ke luar. Paulus menyatakan agar Titus mengingatkan jemaat di Kreta untuk taat kepada orang yang berkuasa dan memerintah di sana dan siap untuk melakukan segala pekerjaan yang baik. Juga tidak menjelek-jelekkan siapapun, menghindari keributan dan bersikap hormat serta menghargai kepada semua orang.

Setelah mengajarkan doktrin untuk disebarkan ke orang di Kreta, Paulus meminta Titus juga untuk mengingatkan orang-orang tersebut agar memiliki hidup yang berbeda dengan guru-guru palsu. Kali ini Paulus secara khusus membahas mengenai kesaksian hidup untuk ke luar. Kesaksian ke luar ini adalah kesaksian yang terlihat oleh orang lain, secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini membuat kesaksian ke luar menjadi paling mudah dipalsukan. Banyak orang yang memakai topeng jika sedang dilihat orang lain yang membuat seakan-akan orang tersebut baik adanya. Namun keKristenan melalui Paulus mengajarkan bahwa orang Kristen harus memiliki hal yang lebih dari sekadar topeng.

Kekristenan haruslah memiliki kesaksian hidup yang tulus. Paulus meminta agar jemaat tunduk kepada autoritas dan melakukan pekerjaan yang baik sebagai tanda ketaatan kepada Tuhan yang meletakkan autoritas itu pada saat itu dan di tempat itu. Juga kepada orang lain yang mungkin juga bukan umat gereja, Paulus meminta jemaat agar memperlakukan mereka dengan sopan juga. Hal ini sebagai tanda menghormati Allah yang menciptakan manusia dengan senilai satu sama lain. Setiap tindakan yang harus dilakukan orang Kristen yang benar akan selalu berpusat kembali ke kemuliaan Allah.


Oleh sebab itu, mari kita perbaiki cara kita berelasi dengan sesama kita. Agar melalui tindakan kita, tercermin pencipta kita yang Agung.


Comments