1 Tesalonika 4:1-12 part 4

Paulus kemudian melanjutkan suratnya dengan menyatakan bahwa manusia bukan dipanggil Allah untuk ketidakmurnian. Oleh sebab itu, bagi mereka yang tidak mendengarkan Firman yang Paulus sebutkan sebelumnya mengenai kesucian diri, bukan mengabaikan manusia namun mengabaikan Allah. Hal ini disampaikan Paulus untuk menekankan kepada jemaat di Tesalonika bahwa ini bukan merupakan masalah yang sepele antar manusia saja, namun karena Allah telah menciptakan kita bukan untuk hal tersebut, maka hal tersebut adalah dosa yang berujung pada maut.

Seperti yang dibahas pada post sebelumnya, sering kali kita sebagai manusia lupa bahwa Tuhan itu adalah Tuhan adanya. Kita sering kali tidak sadar bahwa setiap momen dalam hidup kita haruslah kita pertanggungjawabkan di depan Allah Sang Pencipta dunia ini. Di bagian sebelumnya juga disebutkan bahwa Allah adalah Allah yang pribadi yang benci pada dosa. Oleh sebab itu, hidup kita harus penuh kesadaran untuk hidup suci di hadapanNya. Ketika kesadaran ini hilang, maka hidup kita pasti melenceng dari target seharusnya dan itu berarti dosa.

Lebih luas lagi kita dapat berbicara mengenai semua Firman yang tertulis dalam Alkitab. Setiap Firman itu nyata dan haruslah kita hidupi. Ketika kita mengabaikan Firman Tuhan dalam Alkitab bagian manapun, kita bukan hanya sekadar mengabaikan perintah manusia atau tulisan manusia. Namun kita mengabaikan Tuhan dan perintahNya! Oh betapa celakanya kita! Kita yang sudah diselamatkan tidak memiliki satu hal pun yang dapat melayakkan kita untuk diselamatkan.


Oleh sebab itu, kiranya kita tidak hidup sembarangan di hidup kita yang hanya satu kali ini. Hidup yang satu kali ini haruslah dihidupi sesuai dengan tujuan kita diciptakan, yaitu memuliakan Tuhan kita Yesus Kristus. Dengan demikian kita juga memuliakan Allah Bapa.



Comments