1 Tesalonika 5:1-11 part 2

Paulus melanjutkan topik mengenai datangnya Kristus kedua kali yang dilakukan secara diam-diam seperti pencuri dengan mengatakan bahwa ketika orang mengatakan damai dan aman, maka kehancuran yang tiba-tiba akan menimpa mereka.

Hal ini tentu mengacu seperti pembahasan yang sebelumnya mengenai kesiapan kita sebagai orang Kristen dalam menanti datangnya hari Tuhan. Namun Paulus memberikan sebuah petunjuk pada kata “Ada damai dan aman”. Kedua hal tersebut adalah dua hal yang paling membuat manusia terbuai dan tidak lagi siaga. Dalam sebuah benteng, tidak ada keadaan yang paling rawan untuk diserang musuh selain daripada saat dimana para prajurit yang bertahan berikir bahwa mereka sedang dalam kondisi yang damai dan aman. Aman dan damai adalah 2 hal yang paling membuat orang-orang pada zaman ini mudah sekali menggugurkan iman mereka. Karena ketika saat damai dan aman ini manusia sering sekali lengah dan tidak sigap.

Maka Paulus dengan tepat menusuk pokok permasalahan manusia dengan mengingatkan jemaat Tesalonika dan juga kita sekarang untuk terus bersiaga hidup suci menunggu datangnya hariNya. Ini mengingatkan kita lagi untuk tetap hidup suci dalam keseharian kita yang tampak aman dan damai. Sebenarnya, aman dan damai itu hanyalah merupakan apa yang terlihat, karena sebenarnya ada peperangan rohani yang tidak aman dan tidak damai sedang berlangsung. Perang yang begitu keji sehingga kalau kita kalah, maka kita akan binasa.


Kiranya hidup kita boleh kita jaga dengan siaga agar terus hidup suci. Agar hidup kita boleh menjadi hidup yang berkenan kepada pencipta kita.



Comments