2 Tesalonika 1:3-4

Paulus menyampaikan pembukaan suratnya dengan ucapan syukur atas apa yang terjadi pada jemaat di Tesalonika. Paulus menyampaikan ucapan syukurnya karena pertumbuhan jemaat Tesalonika yang begitu pesat dalam iman dan kasih. Dan oleh pertumbuhan yang luar biasa tersebut, Paulus dan rekan-rekannya menjadikan jemaat Tesalonika sebagai contoh pada jemaat gereja yang lainnya. Fakta bahwa Paulus tidak menyebutkan pengharapan dalam tiga kesatuan yang ia biasa utarakan (iman, pengharapan dan kasih), adalah kemungkinan karena jemaat Tesalonika masih bermasalah mengenai pengharapan akan hidup kekal.

Walaupun jemaat Tesalonika masih memiliki masalah dengan pengharapan akan hidup yang kekal setelah kematian, fakta bahwa pertumbuhan mereka begitu substansial hingga Paulus terus-menerus memuji mereka bukanlah hal yang sepele. Paulus memuji pertumbuhan ini karena memang salah satu aspek yang menjadi ciri bahwa iman kita hidup adalah karena pertumbuhan iman kita. Tanpa pertumbuhan, iman kita mungkin sekali mati. Sebagai umat Kristen inilah yang harus kita perhatikan dan kita cek sehari-hari, apakah imanku sudah bertumbuh? Apakah aku sudah lebih mengenal dan mengasihi Kristus?

Kendalanya adalah pada zaman ini, hal-hal seperti ini sudah banyak ditinggalkan. Orang banyak yang menganggap enteng pertumbuhan iman dan lebih tertarik pada hal-hal yang superfisial belaka. Orang banyak lebih tertarik pada perasaan terharu ato semangat hingga meloncat-loncat daripada bagaimana kita mengasihi Allah atau bagaimana kita mengenal Dia. Orang-orang Kristen pada zaman ini sudah banyak yang mati secara rohani, tidak lagi memandang pada apa yang penting.


Adalah tugas kita, umat Kristen yang masih diberi anugerah oleh Allah untuk dapat setia padaNya untuk membangunkan saudara-saudara kita yang tertidur! Kitalah yang masih dipelihara Allah dengan apiNya yang menyala-nyala. Api yang dapat menghangatkan hati mereka yang sudah dingin maupun mereka yang tertidur. Kiranya kita sebagai umat Kristen boleh mengemban tugas ini dengan serius dan semangat. Agar hidup kita boleh dipakai Tuhan untuk memperluas kerajaanNya di dunia ini.

Gambar diambil dari: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9MVoiYBsQWtNa8z0Bx4TKfOYnixHdhj_1LYIYX-twskFbMKAEJR2N5ilmIxFYStsgMWd3DsaesY1bguRKt0P-_WIuvhpTbFRjzdDBpAGuKElejxigcxG5baYn3gF3XowvvL39F5YZL5Q/s1600/love_one_another_.jpg

Comments