2 Tesalonika 2:13-17 part 2

Paulus melanjutkan suratnya dengan menyatakan bahwa demi diselamatkan dan disucikan oleh Roh Kudus, Dia memanggil mereka (jemaat Tesalonika) melalui Firman yang disampaikan Paulus dan rekanannya. Supaya mereka dapat menerima kemuliaan Allah melalui Kristus Yesus. Paulus ingin menyatakan bahwa untuk mengenal Allah, satu-satunya jalan yang dapat mewujudkannya ialah melalui mengenal Kristus yang berada dalam Firman Allah. Karena Firman Allah secara langsung telah tiada dengan genapnya Firman dalam Alkitab melalui kanonisasi, maka satu-satunya cara untuk mengenal Allah ialah melalui Alkitab saja.

Pada zaman ini, Alkitab sudah menjadi buku yang best seller di seluruh dunia dan sudah diterjemahkan ke jumlah Bahasa terbanyak dibandingkan buku-buku lainnya. Namun, apakah ini berarti bahwa Alkitab pada zaman ini menjadi sesuatu yang gemar dibaca oleh orang di seluruh dunia? Tentu jawabannya tidak. Bahkan pada suatu gereja terdapat begitu banyak tumpukan Alkitab pada bagian lost and found. Terlebih lagi, Alkitab yang hilang ini tidak pernah ada yang mengambilnya kembali dan bukan hanya Alkitab berbahasa Indonesia, melainkan ada Alkitab Bahasa Inggris yang harganya tidaklah murah. Seberapa berhargakah Alkitab itu bagi kita sekarang?

Alkitab merupakan satu-satunya sumber Firman Allah yang menyatakan kepada kita kebenaran sejati. Tidak ada sumber Firman sejati lagi selain Alkitab. Jadi, satu-satunya jalan kita dapat mengenal Allah pencipta kita adalah melalui pembelajaran Alkitab. Banyak orang sekarang menganggap Alkitab adalah buku kuno yang hanya dibacakan ketika sedang berada di gereja atau untuk mencari-cari kehendak Allah secara random. Alkitab sudah tidak lagi dibaca seperti selayaknya Firman Tuhan lagi. Hal inilah yang menjadi kecelakaan besar bagi umat Kristen pada zaman sekarang. Alkitab yang menjadi satu-satunya media mengenal Tuhan pun tidak lagi dibaca seperti seharusnya lagi, lalu bagaimana kita bisa mengenal siapa Tuhan kita? Lebih jauh lagi, bagaimana kita bisa yakin bahwa pribadi yang kita percaya adalah Kristus dalam Alkitab?

Jika ada orang yang menyatakan bahwa ia mengenal Allah dari pengalaman hidupnya SAJA, hal tersebut sudah pasti bias. Karena tidak ada standar untuk menilai kebenaran dari pengalaman tersebut lagi. Ditambah lagi, tanpa pengenalan yang benar terhadap Tuhan kita, maka iblis dapat dengan mudah memberikan tanda-tanda yang 99% serupa dengan apa yang Tuhan akan berikan dan semakin serupa, tentu akan semakin sulit membedakan keduanya. Jadi jangan dengan yakin dan percaya bahwa Tuhan memimpinmu jika bahkan mempelajari FirmanNya pun tidak.


Oleh sebab itu, mari kita semua orang percaya yang sudah diselamatkan oleh Allah, boleh terus mempelajari Alkitab sebagai Firman yang merupakan sumber pengenalan akan Allah satu-satunya di dunia ini. Agar relasi kita denganNya boleh semakin dekat dan kita boleh semakin memuliakan namaNya di dunia ini.

Gambar diambil dari: http://www.stpatselkhorn.org/portals/0/bible-Sunlight.jpg

Comments